Menebar Dakwah dari Udara: Kajian Ramadhan Melalui Radio Bahana FM oleh Ustadz Muzhirul Haq untuk Karyawan PAMA di Area Tambang

Dalam suasana penuh berkah di bulan suci Ramadhan, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) PAMA Sangatta kembali menghadirkan program dakwah yang inspiratif dan menyentuh hati. Salah satunya adalah kajian Islam yang disiarkan melalui Radio Bahana FM, menghadirkan Ustadz Muzhirul Haq sebagai narasumber yang menyapa langsung para karyawan PAMA yang sedang bertugas di area tambang.

Program ini menjadi solusi efektif untuk menjangkau para karyawan yang tidak dapat mengikuti kajian secara langsung di masjid karena tuntutan pekerjaan. Melalui gelombang radio, pesan-pesan kebaikan tetap dapat tersampaikan, menghadirkan nuansa Ramadhan di tengah aktivitas kerja yang padat.
 

" image"

Mengangkat tema “Ketaatan dalam Kesungguhan Bekerja dalam Islam di Bulan Ramadhan”, kajian ini memberikan pemahaman mendalam bahwa bekerja bukan sekadar rutinitas duniawi, tetapi juga bagian dari ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar dan penuh tanggung jawab.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Muzhirul Haq menyampaikan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi nilai kerja keras dan profesionalisme. Bahkan dalam kondisi berpuasa, seorang Muslim tetap dituntut untuk menjaga kualitas kerja, disiplin, serta amanah dalam menjalankan tugas. Kesungguhan dalam bekerja menjadi salah satu bentuk ketaatan kepada Allah SWT, selama dilakukan dengan niat ibadah dan tidak melanggar prinsip-prinsip syariat.

Beliau juga menekankan bahwa Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan semangat kerja, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun profesional. Puasa melatih kesabaran, kejujuran, dan pengendalian diri—nilai-nilai yang sangat relevan dalam dunia kerja, khususnya di lingkungan tambang yang membutuhkan fokus dan tanggung jawab tinggi.

“Bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga amanah, dan tetap mengingat Allah di setiap aktivitas adalah bagian dari ibadah. Bahkan keringat yang keluar dalam bekerja bisa menjadi pahala jika diniatkan karena Allah,” pesan beliau dalam kajian tersebut.

Selain itu, Ustadz Muzhirul Haq juga mengajak para karyawan untuk tetap menjaga kualitas ibadah di tengah kesibukan, seperti tidak meninggalkan sholat, memperbanyak dzikir, serta menjaga akhlak dalam berinteraksi dengan rekan kerja. Dengan demikian, keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat dapat terwujud dengan baik.

Program kajian melalui Radio Bahana FM ini mendapat respon positif dari para karyawan PAMA. Mereka merasa terbantu dan termotivasi dengan adanya siraman rohani yang bisa diakses langsung dari lokasi kerja. Kehadiran dakwah melalui media ini menjadi bukti bahwa keterbatasan tempat bukan halangan untuk terus menebar kebaikan.

DKM PAMA Sangatta melalui program ini menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dakwah yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan karyawan, termasuk mereka yang berada di garis depan operasional. Sinergi antara DKM dan media internal seperti Radio Bahana FM menjadi langkah strategis dalam membangun lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga religius.

Diharapkan, melalui kajian ini, para karyawan semakin memahami bahwa setiap aktivitas, termasuk bekerja di tambang, dapat bernilai ibadah jika dilandasi dengan niat yang ikhlas dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Semoga semangat ketaatan dan kesungguhan ini terus terjaga, tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan dakwah yang terus mengalir, bahkan melalui udara, Ramadhan di PAMA Sangatta menjadi lebih bermakna—menguatkan iman, meningkatkan semangat kerja, dan mempererat kebersamaan dalam keberkahan.

Lilik Nuryanto
DKM Pama Sangata