Kajian Muslimah
Tema: “Tiga Profesi Wanita (Ibu, Istri, dan Guru dalam Keluarga)”
Selasa, 13 Ramadhan 1447 H / 3 Maret 2026
⏰ Pukul 08.00 – 10.00 WITA
Sangatta – Suasana penuh khidmat dan semangat menuntut ilmu terasa di Masjid Al Barokah saat digelarnya kajian bertema “Tiga Profesi Wanita (Ibu, Istri, dan Guru dalam Keluarga)” pada Selasa, 13 Ramadhan 1447 H / 3 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 – 10.00 WITA ini menghadirkan narasumber, Ustadz Abu Qotada, dan diselenggarakan oleh DKM Pama Sangatta.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abu Qotada menyampaikan bahwa wanita memiliki peran yang sangat mulia dan strategis dalam membangun peradaban. Ia menegaskan bahwa ada tiga “profesi” utama wanita dalam keluarga yang menjadi pondasi kokohnya rumah tangga dan masyarakat.
1. Wanita sebagai Ibu
Sebagai ibu, wanita adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari pangkuan seorang ibu lahir generasi yang berakhlak, berilmu, dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter, nilai keimanan, dan adab pertama kali ditanamkan oleh ibu di dalam rumah. Kesabaran, kasih sayang, dan doa seorang ibu menjadi kekuatan besar dalam membentuk masa depan anak.
2. Wanita sebagai Istri
Dalam perannya sebagai istri, wanita adalah pendamping setia suami dalam suka dan duka. Keharmonisan rumah tangga terbangun dari sikap saling menghormati, mendukung, dan bekerja sama dalam kebaikan. Istri yang shalihah menjadi penyejuk hati serta motivator bagi suami untuk terus istiqamah dalam kebaikan dan tanggung jawabnya.
3. Wanita sebagai Guru dalam Keluarga
Selain sebagai ibu dan istri, wanita juga berperan sebagai guru di lingkungan keluarga. Ia mengajarkan nilai-nilai agama, akhlak, serta kebiasaan baik yang menjadi bekal kehidupan anak-anaknya. Peran ini bukan sekadar mengajarkan teori, tetapi juga memberi teladan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
Kajian ini diikuti dengan antusias oleh para jamaah, khususnya kaum ibu dan karyawan Pama yang hadir untuk menambah wawasan serta memperkuat peran dalam keluarga. Suasana diskusi dan tanya jawab berlangsung hangat, menunjukkan kepedulian jamaah terhadap pentingnya peran wanita dalam membangun keluarga sakinah.
Melalui kajian ini, DKM Pama Sangatta berharap para wanita semakin menyadari kemuliaan dan tanggung jawab besar yang diamanahkan Allah SWT. Dengan menjalankan tiga profesi tersebut dengan penuh keikhlasan dan ilmu, insyaAllah akan lahir keluarga yang harmonis, beriman, dan menjadi pondasi masyarakat yang kuat.
Semoga momentum Ramadhan ini semakin menguatkan peran wanita sebagai pilar utama dalam keluarga dan peradaban.
Lilik Nuryanto
DKM Pama Sangata