Ketaqwaan dalam Islam: Isi Kultum Dzuhur Ustadz Fahrulloh di Masjid Al Barokah

Suasana khusyuk menyelimuti kultum Dzuhur di Masjid Al Barokah saat Ustadz Fahrulloh menyampaikan tausyiah bertema “Ketaqwaan dalam Islam.” Jamaah yang hadir tampak antusias menyimak setiap nasihat yang disampaikan dengan penuh ketenangan dan ketegasan.

Dalam kultumnya, Ustadz Fahrulloh menjelaskan bahwa taqwa adalah menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Taqwa bukan hanya tampak dalam ibadah ritual seperti shalat dan puasa, tetapi juga tercermin dalam akhlak, kejujuran, tanggung jawab, serta sikap dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau menekankan bahwa ukuran kemuliaan seseorang di sisi Allah bukanlah jabatan, harta, atau kedudukan, melainkan tingkat ketaqwaannya. Oleh karena itu, setiap Muslim harus terus berupaya memperbaiki diri, menjaga hati, serta meningkatkan kualitas ibadah.

Selain itu, disampaikan pula bahwa taqwa menjadi kunci datangnya keberkahan dan solusi dari berbagai persoalan hidup. Orang yang bertaqwa akan diberikan jalan keluar dari kesulitan dan dicukupkan rezekinya dari arah yang tidak disangka-sangka. Pesan ini menjadi penguat bagi jamaah agar tetap istiqamah dalam kebaikan, meskipun berada di tengah kesibukan pekerjaan dan aktivitas harian.

Kultum Dzuhur ini menjadi pengingat bahwa waktu istirahat bukan hanya untuk memulihkan fisik, tetapi juga untuk menguatkan ruhani. Melalui tausyiah tentang ketaqwaan, diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk menjadikan setiap aktivitas sebagai bentuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semoga pesan yang disampaikan Ustadz Fahrulloh menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang bertaqwa. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.