Kemuliaan Abu Bakar Ash-Shiddiq - 1

Bang Pitung • 19 November 2020
di grup Masjid Astra

 

Kajian Online Interaktif Ikhwan & Akhwat
     - MASJID ASTRA -
SENIN, 26 Oktober 2020
                9 Rabi'ul Awal 1442 H
Pukul, 19.30 WIB - Selesai

📔 Nara Sumber :
"Ustadz DR. Firanda Andirja, LC., MA."


~ KEMULIAAN ABU BAKAR ASH SHIDDIQ - Bagian 1 ~


Sahabat yang Mulia Abu Bakar Ash Shidiq radhiallahu'anhu, kata Para Ulama :

 خَيْرُ هَذِهِ الأُمَّةِ بَعْدَ نَبِيِّهَا أَبُوْ بَكْرٍ

"Manusia yang terbaik setelah Nabi Muhammad shalallahu'alaihi wasallam dialah Abu Bakar Ash Shidiq radhiallahu'anhu."

◆ Dalam suatu riwayat disebutkan : 

لو وزن إيمان أبي بكر بإيمان أهل الأرض لرجحت كفة أبي بكر

“Seandainya keimanan Abu Bakar radliallahu ‘anhu ditimbang dengan keimanan penduduk bumi (selain para Nabi dan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam) maka sungguh keimanan beliau radliallahu ‘anhu lebih berat dibandingkan keimanan penduduk bumi”. 
(HR. Ishaq bin Rahuyah dalam Musnadnya, no. 1266 dan al-Baihaqi dalam Syu’abul iman, no. 36 dengan sanad yang shahih)

Beliaulah khalifah yang pertama dari Khulafaur Rasyidin dan memiliki banyak keistimewaan yang tidak dimiliki oleh sahabat-sahabat yang lain.

◆ Bahkan begitu mulianya Abu Bakar sampai Ibnu Jauzir rahimahullah menyebutkan (para salaf dahulu);
"Dahulu para salaf mereka mengajarkan anak-anak mereka untuk mencintai Abu Bakar dan Umar, sebagaimana mereka mengajarkan kepada anak-anak mereka tentang Al-Quran (Diajari dengan telaten dan serius)."


💠 Nasab Abu Bakar Ash Shidiq radhiallahu'anhu.

▪️Nama beliau :
Ada yang mengatakan Abdullah, dan ada yang mengatakan Atiq.

Abdullah bin Utsman (kunyahnya adalah Abu Quhafah) bin Amir bin Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taiym (inilah yang Abu Bakar disebut dengan Abu Bakar at Taiymi) bin Murroh bin Ka’ab bin Lu’ay bin Gholib bin Fihr bin Malik bin Nadhr bin Kinanah (Nadhr dan Kinanah inilah Quraisy) dan seterusnya sampai kepada bin Adnan sampai kepada bin Ismail 'alaihisallam.

Bertemunya Nabi shalallahu'alaihi wasallam dengan Abu Bakar di kakek mereka yang bernama "bin Murroh."

▪️Ayahnya Abu Bakar masuk Islam ketika Fattuh Mekkah dalam kondisi buta.
Dan Abu Bakar membawa ayahnya kepada Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam.
Kemudian Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam mengatakan;
"Kenapa kau tidak membiarkan ayahmu dirumah, biar aku yang datang ke rumah Syekh."
Maka kemudian ayahnya Abu Bakar masuk Islam dan ibunya pun masuk Islam (keluarga yang berkah karena semuanya masuk Islam).
Dan Abu Bakar meninggal sebelum ayahnya.
Enam bulan setelah Abu Bakar meninggal baru ayahnya meninggal.

▪️Kelahiran Abu Bakar Ash Shidiq radhiallahu'anhu.
Lahir 2 tahun setelah Tahun Gajah (Amul Fiil).

Tahun Gajah atau Amul Fiil adalah tahun dimana Nabi shalallahu'alaihi wasallam lahir.
Usia Abu Bakar 2 tahun lebih muda dari usia Nabi shalallahu'alaihi wasallam.
Ketika Abu Bakar meninggal usianya sama dengan usia Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam saat meninggal, yaitu sama2 wafat diusia 63 thn.
Setelah Nabi shalallahu'alaihi wasallam meninggal dunia, Abu Bakar memegang pemerintahan selama 2 tahun kemudian meninggal dunia.
Lebih tepatnya Abu Bakar Usianya lebih mudah 2 th dari Nabi shalallahu'alaihi wasallah, dan wafat 2 tahun setelah wafatnya Nabi shalallahu'alaihi wasallam sekitar tahun 13 Hijriah.

▪️Abu Bakar menikah dengan 4 wanita.
Diantara istrinya adalah;

1️⃣ Qutaylah bint Abd-al-Uzza.
Punya anak yang bernama:
1. Asma binti Abu Bakar yang menikah dengan Zubair bin Awwam (sepupu Nabi shalallahu 'alaihi wasallam),
Punya anak bernama,
- Abdullah bin Zubair (anak yang pertama lahir setelah para sahabat hijrah)
- Urwah bin Zubair.
2. Abdullah bin Abu Bakar.

2️⃣ Ummu Ruman.
Punya anak yang bernama:
1. Aisyah binti Abu Bakar.
2. Abdurahman bin Abu Bakar.

3️⃣ Asma binti Umays.
Punya anak bernama:
1. Muhammad bin Abu Bakar yang lahir pada saat Nabi shalallahu 'alaihi wasallam akan melaksanakan Haji dan melahirkan di Bir Ali.
》Asma binti Umays sebelumnya adalah istrinya Jafar bin Abi Thalib radhiallahu'anhu saudaranya Ali bin Abi Thalib yang meninggal dalam perang Mu'tah, akhirnya Asma binti Umays dinikiahi oleh Abu Bakar Ash Shidiq.
Setelah Abu Bakar meninggal dunia, Asma binti Umays dinikahi oleh Ali bin Abi Thalib.

4️⃣ Habibah binti Kharijah al Anshoriyah.
Punya anak bernama:
1. Ummu Kultsum binti Abu Bakar.

▪️Sifat fisik Abu Bakar Ash Shidiq radhiallahu'anhu.

Sebagian ciri2 fisik Abu Bakar disebutkan oleh Aisyah radhiallahu'anha, 
》Berkulit putih,
》Kurus,
》Matanya agak cekung kedalam sakit kurusnya,
》Kalau memakai sarung, sarungnya sering terjatuh.
◆ Sampai ketika Nabi shalallahu'alaihi wasallam mengatakan;

من جر ثوبه خيلاء ، لم ينظر الله إليه يوم القيامة . فقال أبو بكر : إن أحد شقي ثوبي يسترخي ، إلا أن أتعاهد ذلك منه ؟ فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إنك لن تصنع ذلك خيلاء

“Barangsiapa menjulurkan pakaiannya karena sombong, tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat. Abu Bakar lalu berkata: ‘Salah satu sisi pakaianku akan melorot kecuali aku ikat dengan benar’. Rasulullah shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: "Engkau tidak melakukan itu karena sombong."
(HR. Bukhari 3665, Muslim 2085)

》Sangat pemalu, perasa,
》Suka menangis bahkan sering menangis.
◆ Sampai2 ketika Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam sakit, Rasulullah mengatakan;
"Suruh Abu Bakar menjadi Imam."
Aisyah mengatakan,
"Ya Rasulullah ayahku suka menangis, kalau dia menangis nanti baca ketika sholat tidak terdengar oleh yang dibelakang.
Kata Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam,
"Suruh Abu Bakar Imamin Sholat."


💠 Diantara Akhlaq Abu Bakar Ash Shidiq radhiallahu'anhu.

▪️Beliau orangnya pandai bergaul.
Karena beliau orang yang paling pakar nasab.
Tidak semua orang Quraisy pakar Nasab.
Ketika dia pakar tentang nasab2 orang, maka dia memilah Kabilah-kabilah. Bagaimana menghadapi kabilah ini, bagaimana sifat2nya kabilah ini.
Dan ini diantara keistimewaan Abu Bakar radhiallahu'anhu.

▪️Beliau adalah pedagang yang sangat kaya raya, sehingga beliau sering safar kesana kemari.
Orang-orang kenal Abu Bakar, dia sering pergi ke negeri Syam, ke negeri Yaman utk berdangan.
Sehinga dia mengenal banyak orang dan dia sering bergaul dengan mereka, dan dia berakhlaq mulia.

▪️Ketika di zaman jahiliyah dia tidak pernah minum Khamr.
Padahal Khamr di zaman jahiliyah merupakan minuman kebanggan.

▪️Di zaman jahiliyah beliau tidak pernah menyembah berhala.

▪️Akhlaq beliau sangat mulia dan di kenal banyak orang.
Diantara yang menunjukan beliau memiliki akhlaq mulia di zaman jahiliyah yaitu;
"Ketika beliau harus diintimidasi oleh orang musyirikin Arab, sehingga kemudian beliau hendak meninggalkan kota Mekkah menuju Habasyah untuk berhijrah."

Sampai pada disuatu tempat namanya Barkul Ghimat, kira2 sekitar 5 hari perjalanan dari kota Mekkah ke arah pantai. 
Dan disana dia bertemu dengan salah seorang pemimpin dari Kabilah Al Qoro yaitu "Ibnu Dughunnah" seorang musyrikin, dia bertanya kepada Abu Bakar,
"Kau hendak kemana.?"
Abu Bakar berkata,
"Aku ingin pergi berjalan diatas muka bumi ini ingin beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'la, kaumku mengusirku."
Maka kata Ibnu Dughunnah (dia mengenal Abu Bakar karena Abu Bakar bergaul kemana2, beradagang, dan Abu Bakar ahli Nasab),
"Orang seperti engkau wahai Abu Bakar tidak pantas untuk keluar dari negerinya dan tidak pantas untuk di usir dari negerinya. 
- engkau Abu Bakar suka menyambung silahturahmi,
- engkau jujur dalam berkata,
- engkau suka membantu orang yang susah,
- bahkan engkau bekerja untuk membantu orang yang tidak punya penghasilan apa2,
- engkau suka menjamu tamu,
- dan engkau suka membantu orang terkena musibah."

Sifat2 dan keutamaan Abu Bakar serta akhlak yang mulia Abu Bakar yang disebutkan oleh Ibnu Dughunnah seorang musyirikin, inilah yang juga di ucapkan oleh Khadijah radhiallahu'anha kepada Nabi shalallahu'alaihi wasallam ketika Nabi turun dari Gua Hiro dalam kondisi yang ketakutan.
Perkataan tersebut persis padahal jaraknya sangat jauh.
Ini membuktikan bagaimana mulianya Akhlak Abu Bakar.
Dan Ibnu Dudhunnah mengatakan,
"Kau harus kembali ke Mekkah, aku akan menjaminmu."


💠 Keistimewaan Abu Bakar Ash Shidiq radhiallahu'anhu.

1️⃣ Beliau diberi gelar Ash Shidiq.
Artinya :
"Yang selalu membenarkan."

◆ Dalam satu Hadits yang maknanya benar, kata Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam;

ما عرضتُ هذا الأمرَ على أحد، إلا كانت منه كبوة وتردُّد، إلا ما كان من أبي بكر

"Tidaklah aku menawarkan Islam kepada seorangpun kecuali ada keraguan, Abu Bakar saja yang langsung membenarkan aku"

◆ Ketika Abu Bakar ada bermasalah dengan Umar, maka Rasulullah berkata;
"Ketika aku di utus kepad kalian, kalian semua mendustakan aku kecuali Abu Bakar radhiallahu'anhu."

Abu Bakar ketika ditawarkan Islam dia tidak ragu dan langsung terima tanpa dipikir2 dulu.
Kenapa demikian.? 
"Karena Abu Bakar teman dekat Nabi shalallahu'alaihi wasallam."
Dia tahu benar bagaimana Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam sebut Nabi menjadi seorang Nabi,
- dia tahu bagaimana kejujuran Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
- dia tahu amanahnya Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
- selalu bareng bersama Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
- ketika Nabi menyebut dirinya seorang Nabi, Abu Bakar lagsung percaya.

◆ Ketika sebagian orang murtad setelah Isra Mi'rajnya Nabi shalallahu'alaihi wasallam.

Ketika Nabi shallahu'alaihi wasallam pulang dari Mi'raj di waktu subuh, kemudian ketemu dengan sebagian orang Quraisy.
Mereka bertanya,
"Dari mana engkau wahai Muhammad.?"
Nabi sahallahu'alaihi wasallam menjawab,
"Saya dari Palestin,"
Mereka bertanya lagi,
"Kapan engkau pergi.?"
Kata Nabi,
"Semalam."
Mereka kembali bertanya,
"Engkau pergi semalam dan sekarang sudah pulang.?"
Nabi menjawab,
"Iya."

Mereka heran, mereka berkata,
"Muhammad engkau jangan pergi kemana2, saya mau panggil orang2, nanti kalau orang datang engkau jangan rubah omonganmu."
Kata Nabi,
"Silahkan."

Akhirnya orang2 datang dan bertanya kepada Nabi Muhammad shalallahu'alaihi wasallam,
"Coba ceritakan engkau tadi dari mana wahai Muhammad.?"
Maka Rasulullah mengatakan,
"Aku semalam pergi ke Baitul Maqdis dan sebelum subuh aku sudah balik."
Maka merekapun tertawa dan diantara mereka ada yang menghina, ada yang memegang kepalanya, diantara ada yang bingung, dan sebagian orang sampai murtad karena akal mereka tidak bisa menerima ketika itu.

Akhirnya mereka mengejek Nabi shalallahu'alaihi wasallam, kemudian mereka datang kepada Abu Bakar, mereka mengatakan,
"Abu Bakar kawanmu itu sekarang aneh2, dia mengatakan pergi ke Baitul Maqdis belum sampai semalam sudah pulang."
Maka Abu Bakar berkata,
"Aku telah membenarkan dia yang lebih parah dari pada itu,
- aku telah benarkan dia bahwa telah datang wahyu dari langit siang dan malam, - kapan dia bilang datang wahyu dari langit aku benarkan dia.
- lebih aneh dari pada hanya sekedar pergi ke Baitul Maqdis pulang sebelum subuh."

Sejak saat itu Abu Bakar di sebut "Ash Shidiq."
Karena senantiasa membenarkan.

◆ Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam memberi gelar Abu Bakar dengan Ash Shidiq.

Diantaranya dalam Shahih Bukhori, Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam naik ke Gunung Uhud bersama Abu Bakar, Umar dan Utsman.
Kemudian Gunung Uhud bergetar, maka Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam berkata,
"Diamlah engkau wahai Gunung Uhud, sesungguhnya yang sedang berada diatas engkau ada seorang Nabi, seorang Ash Shidiq dan dua orang yang akan mati syahid."

Demikian pula dalam satu hadits ketika turun firman Allah Subhanahu wa Ta'ala.

★ QS. Al-Mu'minun ayat 57-60 :

اِنَّ الَّذِيۡنَ هُمۡ مِّنۡ خَشۡيَةِ رَبِّهِمۡ مُّشۡفِقُوۡنَۙ‏
57. Sungguh, orang-orang yang karena takut (azab) Tuhannya, mereka sangat berhati-hati,

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ بِاٰيٰتِ رَبِّهِمۡ يُؤۡمِنُوۡنَۙ
58. dan mereka yang beriman dengan tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya,

وَالَّذِيۡنَ هُمۡ بِرَبِّهِمۡ لَا يُشۡرِكُوۡنَۙ
59. dan mereka yang tidak mempersekutukan Tuhannya,

وَالَّذِيۡنَ يُؤۡتُوۡنَ مَاۤ اٰتَوْا وَّ قُلُوۡبُهُمۡ وَجِلَةٌ اَنَّهُمۡ اِلٰى رَبِّهِمۡ رٰجِعُوۡنَ
60. dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya.

Aisyah radhiallahu'anha ketika mendengar ayat ini, Aisyah berkata,
"Ya Rasulullah.. orang-orang yang Allah sebutkan ini, apakah mereka melakukan maksiat, apakah mereka mencuri, apakah mereka minum khamr, apakah mereka berzina.?"
Kata Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam,
"Bukan wahai putri Ash Shidiq."

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam menamai Abu Bakar Ash Shidiq, sampai Rasulullah memanggil Aisyah dengan "wahai putri Ash shidiq"

◆ Dalam Shahih Bukhori, Rasulullah selalu mensifati Abu Bakar dengan "selalu membenarkan"

Suatu hari Rasulullah sedang berkata2 kepada para sahabat, dalam Shahih Bukhori Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam berkata;
"Jika seseorang berjalan bersama seekor sapi kemudian naik diatas sapi tersebut (dalam riwayat lain dia memikulkan barang yang berat di atas sapi tersebut), maka sapi tersebut protes;
Sapi tersebut mengatakan,
"Wahai majikan aku tidak di ciptakan untuk memikul barang2 banyak seperti ini, aku bukan Onta, sesungguhnya aku diciptakan untuk membajak sawah dan ladang."
Maka para sahabat berkata,
"Ya Rasulullah ada sapi bisa bicara,"
Kata Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam,
"Aku beriman dengan hal tersebut dan Abu Bakar juga beriman, apa yang aku ucapakan Abu Bakarpun beriman dan Umar juga beriman (padahala Abu Bakar dan Umar tidak ada saat itu)."

Ini isyarat dari Nabi shalallahu'alaihi wasallam bahwa apapun yang diucapkan oleh Nabi pasti dibenarkan oleh Abu Bakar tanpa keraguan sama sekali.

2️⃣ Orang Dewasa yang Pertama Masuk Islam.

▪️Lelaki yang pertama masuk Islam ada 3 orang;
1. Abu Bakar (orang luar yang tidak serumah dengan Nabi),
2. Ali bin Abi Thalib (masih kecil belum baligh dan tinggal dirumah Nabi),
3. Zaid bin Haritsah (budak Nabi dan tinggal bersama Nabi),

Islamnya Abu Bakar tidak sama dengan Islamnya Ali bin Abi Thalib dan Zaid bin Haritsah.
Abu Bakar ketika masuk Islam langsung memikul beban dakwah.

Ada 6 orang yang masuk Islam karena dakwahnya Abu Bakar, mereka adalah termasuk yang 10 orang dijamin masuk surga oleh Nabi shalallahu'alaihi wasallam, diantaranya;
1. Utsman bin Affan,
2. Zubair bin Awwam,
3. Thalhah bin Ubaidillah,
4. Abdurahman bin Auf,
5. Sa'ada bin Abi Waqas,
6. Abu Ubaidah ibnu Jarrah.

Mereka semua yang masuk Islam lewat Abu Bakar, pahala mereka semua mengalir kepada Abu Bakar.
Karena Abu Bakar yang menunjukan kebaikan kepada mereka.

◆ Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ, فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ 

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” 
(HR. Muslim no. 1893).

Kenapa mereka mudah masuk Islam karena Abu Bakar;
- orangnya mudah bergaul,
- orangnya berakhlak mulia, lemah lembut, tidak sombong,
- orangnya mudah membantu orang lain,
- ahli Nasab.
Ini menunjukan keisitimewaan Abu Bakar.

3️⃣ Beliau satu-satunya yang jadi Imam ketika Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam sakit.

Rasulullah yang menyuruh Abu Bakar untuk jadi Imam sholat ketika diakhir2 ayat beliau, beliau sakit dan tidak mampu untuk memimpin sholat, beliau menyuruh Abu Bakar untuk jadi Imam sholat.

Kata para Ulama ini adalah isyarat bahwa yang menjadi Khalifah setelah Rasulullah adalah Abu Bakar radhiallahu'anhu.

◆ Bahkan dalam satu hadits; "Ketika Rasulullah ada permasalahan di Kuba, kemudian Rasulullah membawa para sahabat untuk mendamaikan pertikaian yang terjadi di Kuba, sehingga Rasulullah terlambat untuk pulang ke kota Madinnah. Dan ketika itu yang menjadi Imam adalah Abu Bakar, sampai Rasulullah masuk dalam shaf dan akhirnya Abu Bakar mundur."

Ini menunjukan bahwa para sahabat faham, ketika Rasulullah tidak ada maka yang menggantikan Imam sholat adalah Abu Bakar.

◆ Rasulullah sahalallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إقْتَدُوا باللذَيْنِ مِنْ بَعْدِيْ أبي بكْرٍ و عُمَرَ.

"Ikutilah dua orang setelahku yaitu Abu Bakar dan Umar."

4️⃣ Beliau bersedekah di awal Islam dan sedekah beliau paling bermanfaat.

◆ Dalam Hadits Rasulullah shalallahu‘alaihi wa sallam pernah berkata di hadapan Abu Bakar;

مَا نَفَعَنِي مَالٌ قَطُّ مَا نَفَعَنِي مَالُ أَبِي بَكْرٍ ” . قَالَ فَبَكَى أَبُو بَكْرٍ وَقَالَ هَلْ أَنَا وَمَالِي إِلاَّ لَكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ

”Tidak ada harta yang bermanfaat kepadaku seperti manfaatnya harta Abū Bakr.” 
Mendengar kata Nabi tersebut Abu Bakar pun menangis. Maka Abu Bakr berkata, 
“Wahai Rasulullah, jiwaku dan hartaku untukmu wahai Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam.”
(Hadits riwayat Ibnu Majah nomor 94).

◆ Tatkala Bilal bin Rabah  disiksa oleh tuannya Umayyah bin khalaf.

Bilal disiksa diletakkan batu diatas dadanya, dijemur dibawah diterik matahari, diarak anak-anak putar kota Mekkah.  
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak bisa membantu Bilal karena tidak punya uang untuk menebusnya.
Maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi Abu Bakar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

يا أبا بكر إن بلالاً يعذب في الله

”Wahai Abu Bakar, sesungguhnya Bilal sedang disiksa karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Maka Abu Bakar pun faham maksud Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Maka dia pun datang lantas mengeluarkan uangnya untuk membeli/membebaskan Bilal radhiallahu'anhu dan 6 budak yang lain.

Lalu datang ayahnya Abu Bakar "Abu Quhaffah" (belum masuk Islam), dia menasehati Abu Bakar,
"Wahai anakku, jika engkau ingin memerdekakkan budak2, pilih budak2 yang kuat, mereka akan membela engkau dikemudian hari, kenapa engkau memerdekakan budak2 yang lemah."

Abu Bakar mengatakan,
"Aku ingin melakukan sesuatu yang aku inginkan, tidak mengharap apa2 kecuali mengharap wajah Allah Subhanahu wa Ta'ala."

◆ Sebagaimana kata Umar bin Khattab radhiallahu'anhu,

"Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam memerintahkan kami untuk bersedekah. Saat itu kebetulan aku sedang memiliki harta, aku pun berfikir bahwa hari ini aku akan mengalahkan Abu Bakar (dalam sedekahnya). Maka aku pun berinfak dengan setengah hartaku.”

Rasulullah bertanya pada Umar, 
“Wahai Umar, apa yang engkau tinggalkan untuk keluargamu?”
Umar menjawab, “Setengahnya lagi ya Rasulullah.”

Tak lama kemudian datanglah Abu Bakar dengan membawa seluruh hartanya. Rasulullah pun bertanya padanya.
“Wahau Abu Bakar, apa yang engkau tinggalkan untuk keluargamu?”
Abu Bakar menjawab, 
“Aku tinggalkan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya.”

Mendengar jawaban itu, Umar berkata, Aku tidak akan bisa mengalahkan Abu Bakar selamanya.”

5️⃣ Keluarga Abu Bakar yang berperan dalam Hijrah Nabi shalallahu'alaihi wasallam.

◆ Perannya Abu Bakar dalam hijrah;
》Menyiapkan Onta Nabi shalallahu'alaihi wasallam dan memberi makan Onta Nabi.
》Yang menemani Abu Bakar dalam Goa Jabal Thawr (Tsur).
》Yang menemani dalam hijrah dalam perjalan maut ke Madinnah.
Ketika itu orang2 musyrikin Arab membuat sayembara, 
"Siapa yang bisa mendatangkan Abu Bakar atau Nabi hidup atau mati dapat hadiah 100 Onta."

◆ Perannya Amir bin Fuhairah, beliau adalah budak yang dibebaskan oleh Abu Bakar;
》Beliau mengembalakan kambing untuk menutup jejak Abu Bakar dan Nabi shalallahu'alaihi wasallam.

◆ Perannya Abdullah bin Abu Bakar (anaknya Abu Bakar);
》Dia siang hari di Mekkah dan malam hari di Goa, dia sebagai mata-mata bagi Nabi shalallahu'alaihi wasallam.

◆ Perannya Aisyah dan Asma binti Abu Bakar;
》Aisyah menyiapkan makanan,
》Asma yang mengikat makanan, Asma disebut dengan Dzatun Nithaqoin yang artinya:
"Perempuan pemilik dua ikat pinggang adalah saat ia mempersiapkan perbekalan untuk Rasulullah dan ayahnya yaitu Abu hijrah ke Madinah, Asma dengan cekatan, membelah ikat pinggangnya menjadi dua, satu untuk mengikat dan mengangkat makanan Rasullah dan ayahnya. Sedangkan satu potong lainnya tetap ia gunakan sebagaimana layaknya perempuan lain."

Semua Hijrah Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam berkaitan dengan Abu Bakar.

Salah satu keistimewaan Abu Bakar yang diabadikan dalam Al-Quran yaitu menemani Rasul dalam Goa.

★ Firman Allah dalam QS. At-Taubah Ayat 40:

 إِلَّا تَنصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ ٱللَّهُ إِذْ أَخْرَجَهُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ثَانِىَ ٱثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِى ٱلْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَٰحِبِهِۦ لَا تَحْزَنْ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَنَا ۖ فَأَنزَلَ ٱللَّهُ سَكِينَتَهُۥ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُۥ بِجُنُودٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱلسُّفْلَىٰ ۗ وَكَلِمَةُ ٱللَّهِ هِىَ ٱلْعُلْيَا ۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ 

"Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita". Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
[Qs. At-Taubah : 40]

6️⃣ Satu-satunya yang menemani Nabi shalallahu'alaihi wasallam berdoa ketika Perang Badar.

Ketika terjadi Perang Badar, para sahabat turun dalam pertempuran.
Rasulullah dan Abu Bakar tidak langsung turun ke medan pertempuran.
Rasulullah berdoa disuatu tenda namanya "Arisy" (Semacam kemah sebagai tempat untuk mengomando pasukan dan berteduh bagi panglima), yang menemani Rasulullah berdoa hanya Abu Bakar tidak ada orang lain.
Rasulullah memanggil orang yang diharapkan doanya dikabulkan yaitu Abu Bakar.

7️⃣ Abu Bakar yang pertama kali membela Nabi ketika Nabi hendak di pukul oleh Uqbah bin Abi Mu'aith.

◆ Dalam Shahih Bukhari meriwayatkan, dari Urwah bin Az-Zubair radhiallahu'anhu ia berkata;
“Saya telah bertanya kepada Abdullah bin ‘Amr tentang perilaku keras yang dilakukan oleh orang-orang musyrik terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?” 
Dia berkata, 
“Saya telah melihat ‘Uqbah bin Abi Mu’aith datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan beliau shalat, kemudian ‘Uqbah melilitkan sarungnya pada leher Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menariknya dengan keras, hingga datanglah Abu Bakar dan menolong beliau. 
Abu Bakar berkata, 
“Apakah kalian akan membunuh seorang hanya karena berkata Rabbnya adalah Allah dan dia telah datang dengan bukti-bukti yang nyata dari Rabbnya?”
Ketika itu orang2 Musyrikin marah, maka merekapun menyerang Abu Bakar radhiallahu'anhu."
(HR. Bukhari, no. 3678. Lihat Shahih Bukhari, 7:22, Kitab Fadhail Ash-Shahabah)

◆ Dalam Riwayat yang lain kisah yang sama, dari Ali bin Abi Tahlib radhiallahu'anhu,

Mereka berkata kepada Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
"Wahai Muhammad, kau harus bikin semua Tuhan jadi satu saja.?"
Maka mereka hendak menyerang Nabi, maka Abu Bakar melawan dan berkelahi dengan mereka.
Abu Bakar berkata,
"Celaka kalian yang ingin bunuh Muhammad, yang mengatakan Rabb-ku adalah Allah dan dia telah mendatangkan petunjuk bagi kalian."
(Kemudian Ali mengangis ketika menceritakan kisah ini).
Kemudian Ali berkata,
"Siapa yang lebih utama, orang mu'min di zaman keluarga Firaun yang menyembunyikan imannya ataukah Abu Bakar.?"
(Orang2pun diam)
Kemudian kata Ali,
"Sungguh satu waktu di didik Abu Bakar lebih afdhol dari pada orang di Zaman Nabi Musa dan Firaun yang menyembunyikan Imannya. Orang itu menyembunyikan Imannya sedangkan Abu Bakar mengumumkan Imannya sehingga dia dipukuli oleh orang-orang Quraisy."

Wallahu'alam Bishowab.
Dilanjutkan dipertemuan berikutnya.
Insyaa Allah.

📔  SOAL - JAWAB

1️⃣ Amalan apa yang menyebabkan para sahabat memiliki Iman yang kuat.?
↪️  Jawab :
Para sahabat mereka diberi karunia oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala bertemu dengan Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam. 
- Mereka belajar langsung dengan Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
- Mereka melihat langsung akhlaq Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
- Mereka melihat mu'zijat Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
- Mereka melihat praktek nyata bagaimana jihad Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
- Mereka melihat langsung bagaimana miskinnya Nabi shalallahu'alaihi wasallam,
- Bagaimana peristiwa2 mereka hadapi kemudian turun ayat2 mengomentari, turun akibat apa yg mereka jalani.
Maka ini semua membuat iman merwka luar biasa, tidak bisa dibandingkan dengan kita.
Orang2 yang berguru kepada Syekh Binbas saja Akhlaqnya luar biasa, apalagi dengan para sahabat yang berguru langsung kepada Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam. 
Kalau kita baca tentang sejarah para sahabat itu seperti dongeng, hanya dongeng tersebut sampai kepada kita dengan sanad yang shahih.
Seandainya tidak ada sanadnya maka kita bilang dongeng semata.
Paling tidak setelah kita baca siroh mereka kita bisa semangat, kita punya motovasi, kita jadi tau diri, tidak angkuh, tidak ujub dan lainnya.
Wallahu'alam bishowab.

2️⃣ Terkait dengan dimakamkan Abu Bakar disamping Rasulullah, apakah ada amanah dari Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam atau keinginan dari Aisyah radhiallahu'anha.?
↪️  Jawab :
Wallahu'alam bishowab, ustadz tidak tahu apakah ada amanah dari Rasul atau tidak. Tapi itu rumah Aisyah radhiallahu'anha dan Rasulullah sudah dikubur disitu dan para sahabat setuju ketika Abu Bakar di kubur disitu.
Asalnya seseorang harus dikubur dipekuburan, tapi Rasulullah memiliki hukum kekhususan.
"Para Nabi dikuburkan ditemoat dimana mereka meninggal dunia."
Dan ternyata Rasulullah meninggal dirumah Aisyah, maka dikuburkan disitu, kemudian Aisyah menguburkan ayahnya disitu, kemudian Umarpun minta izin dikuburkan bersama Nabi dan Abu Bakar.
Sehingga Allah mentakdirkan 3 orang ini bersamaan.
Dan ini bantahan yang telak kepada orang2 Syiah yang mereka mengkafirkan Abu Bakar dan Umar.
Allah mentakdirkan mereka bersama ketika didunia, bersafar bersama, dan Allah pun mentakdirkan mereka dikuburkan berdampingan dan Insyaa Allah diakhirat mereka juga akan di Surga bersama2.
Wallahu'alam bishowab.

3️⃣ Bagaimana cara mendidik anak2 kita agar bisa berakhlaq mulia seperti para Sahabat dan para Salafus Shaleh.?
↪️  Jawab :
Bagaimana kita ingin anak kita berakhlaq mulia sementara orang tuanya tidak berakhlaq mulia.
Sebelum kita menginginkan anak kita menjadi anak yang sholeh, kita sebagai orang tua memperbaiki dulu menjadi orang tua yang sholeh dan kita berdoa agar anak kita menjadi anak yang sholeh, selamat dari fitnah2 kehidupan di zaman sekarang, dan diselamatkan oleh Allah subhanahu wa Ta'ala.
Wallahu'alam bishowab.

4️⃣ Afwan Ustadz, saya sedang futur2nya dalam menuntut ilmu dan kegiatan yang bermanfaat lainnya, saya ingin minta nasihat dari Ustadz.. Syukron..!
↪️  Jawab :
Jangan sampai menyesal karena kita sudah buang2 umur. Karena Umur kita ini penentu nasib kita diakhirat, karena salah satu yang akan ditanya oleh Allah adalah tentang Umur kita.
Ada saatnya kita santai2.. kita berolah raga.. ketemu teman2.. tapi usahakan semua waktu kita bermanfaat.
karena cara bahagia tidak harus bermaksiat.. waktu kita habis untuk HP lihat hal2 yang tidak bermanfaat.
Apakah itu yang akan kita bawa dihadapan Allah ketika Allah tanya apa yang sudah kita baca.?
Kita sama2 bertakwa kepada Allah, kalaupun kita terlalaikan kita segera kembali. Jangan kita dibawa terus oleh Syaiton.
Ambil Quran dan paksa baca Quran, dengar ceramah2, paksakan diri untuk bangun malam, menangis dihadapan Allah kenapa bisa seperti ini, dan sering ingat akan kematian.
Wallahu'alam bishowab.

5️⃣ Pada saat Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam sakit, beliau menunjuk Abu Bakar sebagai Imam sholat, apakah pada saat itu Abu Bakar sudah memenuhi syaratnya sebagai seorang Imam yang hafalan Al-Qurannya sudah banyak.?
↪️  Jawab :
Jangankan Abu Bakar, anak kecil saja boleh jadi Imam apalagi Abu Bakar orang yang paling mulia.
Tidak ada yang berselisih Abu Bakar adalah orang yang berhak menjadi Khalifah setelah Nabi shalallahu'alaihi wasallam. Bahkan ketika Nabi masih hidup dan sakit, tidaknada yang lebih berhak menjadi Imam selain Abu Bakar.
Kalau jadi Imam yang sah tidak hanya Abu Bakar, anak kecil saja yang belum baligh di zaman Nabi ada yang jadi Imam karena hafalan dia yang paling banyak. Tapi Imam adalah status yang harus diperhatikan dan tidak boleh sembarangan jadi Imam agar bisa jadi teladan oleh makmum.
Wallahu'alam bishowab.


📔  PENCATAT :
~ Tim Kajian Online Masjid Astra ~