Kultum Tarweh 9 Ramadhan DKM Pama Sangata

Lilik Nuryanto • 27 Februari 2026

Kultum Tarawih 9 Ramadhan DKM PAMA Sangatta: Pentingnya Memaafkan

Pada malam ke-9 Ramadhan, suasana Masjid DKM PAMA Sangatta dipenuhi jamaah yang antusias mengikuti rangkaian ibadah Tarawih. Dalam kesempatan tersebut, tausiyah kultum disampaikan oleh Habib Muhammad Zein dengan tema yang menyentuh hati, yaitu tentang memaafkan.

Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa memaafkan adalah salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam, terlebih di bulan suci Ramadhan. Ramadhan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum membersihkan hati dari dendam, amarah, dan kebencian.

Habib Muhammad Zein menjelaskan bahwa memaafkan bukan berarti lemah, melainkan bukti kekuatan iman dan kelapangan hati. Orang yang mampu memaafkan akan merasakan ketenangan batin dan kemuliaan di sisi Allah SWT. Bahkan, Allah menjanjikan derajat yang tinggi bagi hamba-Nya yang lapang dada dan mudah memberi maaf.

Beliau juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan malam-malam Ramadhan sebagai waktu introspeksi diri. Jangan sampai ibadah yang rajin dilakukan tidak diiringi dengan hati yang bersih. Saling memaafkan antar sesama karyawan, keluarga, dan sahabat menjadi kunci terciptanya ukhuwah yang kuat dan harmonis.

Kultum malam itu ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT melembutkan hati, menghapus kesalahan, serta menjadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih sabar, pemaaf, dan bertakwa.

Semoga pesan tentang pentingnya memaafkan ini terus terpatri dalam hati seluruh jamaah DKM PAMA Sangatta, sehingga kebersamaan di bulan suci semakin penuh keberkahan dan kedamaian.

Lilik Nuryanto
DKM Pama Sangata