01 MENGENAL PASAR MODAL
Pasar modal : Sebuah pasar yang memperjual-belikan produk investasi (tidak hanya saham). Pasar modal diselenggarakan oleh pemerintah dan dijamin oleh Pemerintah.
Fungsi:
- Sumber dana perusahaan
- Sarana investasi masyarakat
Umurnya Pasar Modal di Indonesia lebih tua dari kemerdekaan Indonesia, yaitu 110 tahun.
Struktur Pasar Modal:
- BEI : Sebagai penyedia fasilitas perdagangan.
- Perusahaan Sekuritas : Sebagai agen penjual, seperti Ajaib, Mirae Asset, Dan lain sebagainya.
- OJK (Otoritas Jasa Keuangan) : Pengatur dan pengawas jalannya Pasar Modal.
- KSEI (PT Kustodian Sentral Efek Indonesia) : Sebagai lembaga penyimpanan dan penyelesaian transaksi.
- KPEI (PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia) : Sebagai lembaga kliring dan penjamin penyelesaian transaksi
- Produk Pasar Modal : Seperti saham, obligasi, ETF dan derivatif
Perusahaan Sekuritas
Definisi: Perusahaan yang telah mendapat izin usaha dari OJK untuk dapat melakukan kegiatan usaha sebagai Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek, atau kegiatan lain yang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pengawas Pasar Modal.
Kalau mau investasi, harus terdaftar dulu sebagai nasabah dari perusahaan sekuritas dengan ketentuan yang beda-beda. Ada yang harus deposit Rp500.000 dan ada yang tidak perlu dana awal.
QnA
1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjadi ahli?
Jawab:
Kalau dengar dari diskusi di Youtube, rata-rata sekitar 1-2 tahun. Kalau 'pemateri' sudah bisa dalam waktu 1 tahun, bahkan bisa dibilang hanya 6 bulan saja dari terjun ke market. Selama 6 bulan, pemateri melakukan riset seperti menonton tiga video pada setiap malam yang mana video-video tersebut bisa berulang. Sehingga, setelah satu tahun sudah bisa profit consistent. Kalau Bapak/Ibu tidak seintens atau sesering itu belajarnya, mungkin waktu belajarnya bisa sampai dua atau tiga tahun.
2. Apa yang membedakan Saham Syariah dengan Saham NonSyariah?
Jawab:
Kalau dari Ustd. Khalid : Halal asal ketentuannya terpenuhi.
Dari MUI: Memperbolehkan. Masih boleh membeli saham dari perusahaan yang masih ada unsur riba karena bisnis yang benar-benar murni tanpa usaha riba itu susah. Misal, ada perusahaan makanan lalu membeli mobil dengan cara leasing. MUI mengatur berapa persen hal itu diperbolehkan dan seberapa besar persentase yang tidak diperbolehkan.
Kalau secara lingkup dunia dan bukan Indonesia saja, lebih kepada transaksi bahwa transaksi jual beli itu tidak bisa disamakan dengan transaksi patungan usaha.
02 MENGENAL SAHAM
Produk Pasar Modal
1. Saham
Saham merupakan bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan.
Saham itu intinya patungan usaha. Misalnya mau buat usaha kue tetapi kurang modal, lalu ada teman yang bantu dengan memasukkan modal namun tidak melakukan apa-apa. Lalu, yang dibagi adalah laba nya sekian persen untuk orang yang sekedar investasi atau investor.
Namun, Saham itu patungan di perusahaan yang besar. Setelah patungan itu, kita akan dapat sertifikat. Nah, trading itu memperjual-belikan sertifikat tersebut.
2. Reksadana
Wadah untuk pengelolaan dana beberapa investor oleh manajer investasi. Reksadana lebih aman daripada saham, tetapi low risk = low reward.
3. Obligasi
Instrumen surat hutang yang memberikan pendapatan tetap berupa bunga kepada pemegangnya
Risk-Reward
Note:
- Tidak semua emiten atau perusahaan yang terdaftar di Pasar modal itu membagi hasil atau dividen.
- Apabila ada emiten bangkrut, emiten harus ditarik dari Pasar Modal. Sehingga, orang-orang yang memiliki saham di Perusahaan tersebut akan mendapatkan uangnya setelah semua hutang perusahaan tersebut terbayar.
Jenis-Jenis Saham
Note:
First Liner bisa disebut bluechip, perusahaan besar dan market cap besar
2nd Liner : Perusahaan menengah
3rd Liner : Perusahaan yang baru-baru muncul atau perusahaan kecil dan harganya murah-murah.
Salah satu yang menjadi key point perusahaan tersebut masuk ke Liner yang mana ialah Kapitalisasi Pasar atau Market Cap.
Kapitalisasi Pasar adalah hasil perkalian antara jumlah saham yang beredar (Current outstanding share) dengan harga saham sekarang (market price). Saham first liner adalah saham yang memiliki kapitalisasi pasar lebih dari 10 triliun.
Ketika Market Cap nya besar, maka saham akan semakin susah digoreng.
Sehingga, semakin kecil Kapitalisasi Pasar, Volalitas (fluktuasi) saham semakin tinggi.
Proses Jual-Beli Saham
Jam Perdagangan:
Senin-Jumat (Tanggal Merah Libur)
- Sesi I: 09.00 WIB – 11.30 WIB
- Sesi II : 13.30 WIB – 14.50 WIB
Minimal Transaski
Minimal transaksi sebesar 1 Lot (100 Lembar Saham)
Misal:
Harga 1 lembar saham Rp150,
maka minimal pembelian 1 lot:
Rp150 x 100 lembar = Rp15.000
Note: Saat melakukan jual-beli saham, ada pemotongan sejumlah sekian persen.
Syarat Saham Halal:
Perusahaan (Daftar Efek Syariah)
Perusahaan tidak melakukan usaha yang berkaitan dengan: Perjudian, ribawi, gharar, produk/usaha haram.
Rasio keuangan Perusahaan:
Total hutang tidak > 45% total aset.
Total Pendapatan Bunga tidak > 10% total pendapatan.
Transaksi
Transaksi tidak boleh:
Penawaran Palsu, short selling (jual dulu baru beli. Artinya dapat profit ketika saham turun), insider trading (beli saham tetapi dapat informasi dari orang dalam), menimbulkan informasi menyesatkan, margin trading, dan penimbunan (untuk big player).
*Fatwa DSN MUI No 40/2003, POJK No. 25/2017 & POJK No 17/2015*
Note: Investor tidak perlu mencari tahu total hutang, total pendapatan bunga, margin, dan lain sebagainya untuk mengetahui emiten tersebut syariah atau tidak karena sudah ada daftar efek syariah yang selalu diperbaharui 6 bulan sekali oleh OJK.
*Bisa cek di website Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kunci trading itu bukan betting atau tidak nya adalah ketika ada atau tidak adanya perpindahan aset. Saat membeli saham, kita dapat sertifikat yang tidak langsung dikirim ke investor karena sekarang serba digital. Namun, asetnya itu akan berpindah ke investor.
QnA
1. Apa hukumnya bila membeli saham syariah tetapi menggunakan margin?
Jawab:
Kalau margin biasanya tidak langsung direct ketika kita melakukan jual-beli saham, tetapi itu adalah fasilitas yang diberikan oleh perusahaan sekuritas yang artinya tidak melekat ke emitennya. Sehingga kita bisa membeli saham syariah secara reguler, yang tidak boleh adalah ketika perusahaan sekuritas menawarkan kita dan kita menerima tawaran tersebut hingga akhirnya menggunakan margin.
2. Misalkan ada influencer saham mengajak beli, lalu tertarik namun ternyata saham tersebut non halal. Maka profit-nya halal atau non halal ya?
Jawab:
Ketika diberikan list saham yang ternyata non halal, lalu kita beli saham yang non halal tersebut, tetap saja tidak syariah dan tidak boleh.
3. Belajar tentang Trading Plan itu darimana?
Jawab:
1. leahya
2. Urbanforex.com
Trading plan akan terbentuk dengan sendirinya.
03 MENGENAL ANALISA SAHAM
Ada 3 Analisa Saham, yaitu:
1. Fundamental Analysis
Analisa saham dengan membaca Fundamental perusahaan (laba-rugi perusahaan, manajemen, dan prospek bisnis).
Tools: Laporan Keuangan
Tahapan: Menentukan harga wajar perusahaan dengan menganalisa laporan keuangan.
Menentukan:
- - Earning per Share (Pendapatan Bersih setahun)
- - Price Book Value (Nilai Aset dalam Pembukuan)
- - Return on Equity (Potensi laba yang bisa didapat)
Kelebihan: Lebih aman karena fundamental perusahaan kuat. Biasanya saham bluechip.
Kekurangan: Menahan saham dalam jangka waktu lama (minimal 1 tahun).
2. Technical Analysis
Analisa saham dengan melihat trend dan posisi harga
Tools: Charting Tools
Tahapan: Melihat Chart harga saham, menentukan trendline, dan mencari harga koreksi.
Kelebihan:
- Target harga (profit) dan Batas Rugi (stoploss) lebih presisi.
- Waktu tahan saham, bisa menyesuaikan (pemdek, menengah, dan panjang).
Kekurangan: Complex knowledge dan butuh waktu belajar yang panjang.
3. Tape Reading
Analisa saham dengan melihat Daftar Antrian Beli dan Jual.
Tools: Running Trade (Aplikasi Perusahaan Sekuritas)
Note: Teknik analisa paling tua saat dulu belum ada charting tool, orang-orang mau analisa itu dari daftar antrian beli dan jual.
Tahapan: Melihat running trade aplikasi perusahaan sekuritas dan cari antrian beli yang tebal.
Kelebihan: Memungkinkan profit besar dalam jangka waktu yang pendek (high reward).
Kekurangan: Risiko tinggi dan harus melihat layar atau tidak bisa meninggalkan layar.