Saatnya memperbanyak ibadah mendekatkan diri kepada Allah Swt

PTUT. Jakarta. Achyar Sutami selaku ketua Panitia Ramadahan 1437 H dalam sambutannya pada acara Tarhib Ramadhan di masjid Al Furqaan PTUT (25/5) mengajak segenap kaum muslimin untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT selama bulan Ramadhan.

Berikut sambutan nya :

SAMBUTAN KETUA RAMADHAN “AT TARBIYAH” 1437 H

Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu ‘alaykum warrahmatullahi wabarakaatuh,
Marhaban yaa Ramadhan… Puji syukur Alhamdulillah kita panjatkan kepada Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita masih diberikan nikmat Islam dan Iman. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, para sahabat dan semoga sampai kepada kita, aamiin.
Allah berfirman dalam QS Al Baqarah: 183, yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”
Banyak kaum muslimin menunggu kedatangan bulan Ramadhan yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari siksa api neraka. Tapi, berapa banyak umat Islam yang berusaha menjadikan setiap Ramadhan sebagai penggemblengan diri mewujudkan pribadi yang lebih taqwa dihadapan Allah SWT dan memberi manfaat kepada makhluk sekitar?!
Melalui tema “RAMADHAN AT TARBIYAH 1437H”, Panitia Ramadhan 1437 H Masjid Al Furqaan mengajak insan muslim AHEME mengembangan kualitas pribadi, ketahanan keluarga, dan kekuatan jamaah, dengan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan, baik di kantor pusat, cabang, site, maupun perwakilan.
Pengembangan kualitas priibadi, merupakan revolusi mental dan pikiran untuk mengembangkan Ilmu dan kualitas ibadah sebagai bentuk penghambaan paripurna kepada Allah SWT, yaitu menjadi manusia paling taqwa. Sebagai sumber daya dan kekuatan agama, seorang muslim harus memilki kekuatan ilmu dan akhlak untuk menghadapi segala rintangan dan tantangan yang berkembang. Sebagaimana seseorang yang akan bepergian jauh, persiapan mental dan fisik menjadi peranan penting. Demikian juga dalam menghadapi bulan Ramadhan. Panitia Ramadhan 1437 H mengadakan kajian Tarhib Ramadhan yang telah dilaksanakan pada 25 Mei 2016 lalu. Kegiatan yang mengambil tema “Awas! Ada yang Lihat” ini mengingatkan kepada kita bahwa apapun yang kita lakukan, bahkan termasuk yang ada dalam hati kita, Allah SWT mengetahuinya. Dengan perasaan seperti itu justru bagaimana kita menjadi semakin ikhlas dan khusyuk dalam menjalankan ibadah. Demikian pintisari tausiyah Tarhib Ramadhan oleh Ustadz Firanda Adirja, Lc. MA.
Bulan Ramadhan adalah saatnya memperbanyak ibadah mendekatkan diri kepada Allah. Selain pahalanya yang berlipat ganda disbanding bulan lainnya, juga merupakan waktu yang pas untuk memperbanyak shalat Dhuha-Tahajud-I’tikaf, tadabur Qur’an dan Hadist melalui ta’lim-ta’lim dan mengkhatamkan baca Qur’an, mengingat suasana yang ditimbulkannya. Marilah kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-bainya. Rasulullah SAW bersabda,
"Telah datang padamu bulan Ramadhan, penghulu segala bulan. Maka sambutlah kedatangannya. Telah datang bulan shiyam membawa segala keberkahan, maka alangkah mulianya tamu yang datang itu." (HR. Ath Thabrani).
Momen kebersamaan dalam berbuka puasa, shalat tarawih, tadarus, dan sahur, adalah kesempatan bercengkrama bersama keluarga, menghadirkan sakinah mawaddah dan warrahmah dalam keluarga karena keridhaan Allah SWT. Ibu yang menyiapkan hidangan buka puasa atau sahur dibantu anak-anaknya, akan menumbuhkan kerja sama keluarga yang kompak dan menyiapkan anak menjadi dewasa. Seorang ayah akan semakin dekat dengan istri dan anak-anaknya ketika dia dapat memimpin tadarus Qur’an di rumahnya. Selain dapat saling membetulkan bacaan Qur’an, juga menumbuhkan keakraban. Marilah menjadikan momen itu senantiasa hadir dalam Ramadhan kita untuk membangun ketahanan keluarga, yang merupakan sumber kekuatan manusia sebelum mereka bersosialisasi. Dalam Ramadhan tahun ini, selain pembinaan aqidah, mental dan fisik anak melalui kegiatan pesantren kilat, kami juga menyiapkan acara seminar keluarga sakinah, yang bertajuk “Membangun Kekuatan Aqidah dan Mental Keluarga”, oleh seorang pakar keluarga Islami Ustad Adriano Rusfi MPsi.
Islam tidak tumbuh dan berkembang dari kekuatan pribadi-pribadi yang saling menonjolkan diri, tapi Islam maju karena kekuatan jamaah. Kekuatan yang dibangun dari kesederajatan ketika shalat berjamaah, kekuatan ketika yang lemah dibantu yang kuat melalui zakat, infaq dan shadaqah, serta kekuatan ketika secara bersama-sama menegakkan kebenaran dan keadilan. Tidakkah kita dilahirkan ke dunia sama-sama dalam kondisi telanjang, kemudian diberi udara, makanan, pakaian, dan tempat tinggal oleh Allah SWT? Lalu, kenapa harus enggan untuk saling membantu, padahal mampu. Kenapa tidak tunduk dan patuh kepada Sang Pemberi dengan cara bersegera memenuhi panggilan Nya, padahal Dia berkeinginan menyatukan kita dalam kebersamaan agar dapat saling mengenal dan memahami satu sama lain.
Akhir kata, saya menghimbau rekan-rekan muslimin dan muslimah untuk mengenakan busana yang menutup aurat selama bulan Ramadhan 1437 H ini. Mari jadikan Ramadhan tahun ini sebagai hijrah kita kepada yang lebih baik. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Wassalamu’alaykum warrahmatullahi wabarakaatuh
Achyar Sutami
Ketua Ramadhan At Tarbiyah 1437 H.

( Teguh)

Mei 2016
Teguh Prayitno


Berita Terkait