Kacang dan Kulitnya - Part 1

Nama Penulis: 
armelyadhika
Perusahaan: 
Astra Daihatsu Motor
Naskah Cerpen: 

Hari berseri. Bayangan gedung merah itu dilukis oleh hangatnya sinar mentari. Sayup ku dengar kicau burung, di tengah hiruk pikuk para pejuang berseragam biru yang sedang berjalan kaki. Tapi, ada juga yang sedikit berlari, memastikan ibu jari menempel tepat waktu di mesin absen pagi ini.
Aku pun berseragam biru. Sudah lengkap dengan helmet dan sepatu safety. Hari ini, aku hendak berjalan kaki mengitari pabrik, untuk mengecek beberapa project yang sedang berjalan pada periode ini. Yaa itung-itung olah raga sih.
Selangkah.. dua langkah.. terhenti.
Ah, ku ingat sesuatu!
Ku usap layar smartphone ku, ku buka aplikasi Endomondo dan mengecek halaman Challenge.
“Yah, kesusul deh,” sesalku yang kemarin sore absen latihan lari.
Divisi ku, General Affairs, memang sedang mengadakan Healthy Lifestyle Program. Salah satu aktifitasnya adalah Running Challenge. Aku ikut berpartisipasi. Rasanya senang sekali. Tak pernah dalam hidupku merasa termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat dan berolah raga seperti sekarang ini. Di grup Whats App, rekan-rekan membagikan tips hidup sehat dan foto-foto aktifitas olah raga. Melihat mereka, aku pun jadi tak ingin kalah semangat.
Langsung kunyalakan mode walking dan lanjut berjalan. Lumayan kan, nambah distance 
Sejujurnya, sepatu safety ini tak senyaman sepatu ketsku. Tapi udara segar pagi ini, membuatku lupa akan hal itu. Langkahku tetap ringan. Terlebih lagi jalan pagiku didampingi pemandangan taman pabrik yang hijau dengan bunga-bunga mekar dan daun basah berembun.
Hari ini sepertinya akan perfect buatku.
___________
“Bu Lya, silakan, ada yang ingin disampaikan?”
Aku terkesiap.
Di depanku, ada laptop dengan layar yang sedang menampilkan wajah-wajah rekan kerja ku. Sedikit ku kernyitkan kening. Mencoba membaca… situasi apa ini?
“Bu Lya?” suara atasanku yang terdengar heran.
Ku lirik sudut kanan bawah layar laptopku. Ku lihat waktu, tanggal….
07:50
27/03/2020
HAHAHA
Maaf, ini lucu sekali. Lamunanku terlampau panjang. Hangat mentari, kicau burung, udara segar, bunga mekar, daun berembun, itu semua hanya khayalanku.
Ya.. ya.. maaf. Tapi, kamu pun rindu, bukan? Pagi-pagi normalmu yang menyenangkan itu.
Nyatanya, hari ini, Jumat, 27 Maret 2020, adalah hari pertama aku ditugaskan untuk WFH. Mungkin sudah tak perlu kujelaskan lagi apa itu WFH. Sepertinya, seantero dunia di tengah pandemi ini sudah tidak asing dengan singkatan itu.
Segera ku sadarkan diri dan menyelesaikan laporan pekerjaan yang perlu aku sampaikan.
Hingga meeting virtual selesai, aku masih terbayang lamunanku tadi. Kehidupan normalku sebelum pandemi ini. Jalan Gaya Motor Barat yang setiap pagi ramai pekerja dan pedagang itu, mungkin hari ini sepi. Mungkin antrian di depan mesin absen tak sepanjang biasanya. Mungkin jika berpapasan dengan rekan pun tak akan saling sapa. Berkat masker, wajah-wajah semangat mereka sukar dikenal.
Sepertinya aku juga tidak perlu menjelaskan bagaimana kondisi Jakarta di tengah pandemi ini. Informasi sudah tersebar di banyak platform berita. Sampai pusing untuk memilah mana yang perlu dibaca atau ditinggalkan saja. Aku hanya baca berita yang di share oleh teman-teman terpercaya. Demi menjaga kewarasan, rata-rata semua orang melakukan itu.
Yang jelas, saat ini, kita semua sedang berjuang beradaptasi dengan perubahan rutinitas yang cukup drastis.
___________
Smartphone ku bergetar mengeluarkan nada yang khas. Tanpa ku lihat layarnya, aku sudah tau itu adalah panggilan dari Mama. Nada dering panggilan masuk dari Mama memang sengaja ku atur berbeda. Mengapa? Mungkin ada alasan khusus, tapi tidak terlalu kupikirkan. Yang aku tau, aku sayang Mama.
Ku angkat panggilannya..
“Assalamualaikum Ma”
“Waalaikumussalam Teh. Teteh ini di kantor?”
“Nggak ma, hari ini teteh udah mulai WFH”
“Apa WFH teh?”
Well, ku tarik pernyataanku tadi.
Baik, ku jelaskan saja.
“WFH teh Work From Home, Ma. Jadi kerjanya dari rumah. Soalnya sekarang di Jakarta kasus korona udah banyak. Untuk menekan penyebaran.”
Oh ya, jangan lupa untuk baca percakapan ini pakai logat sunda ya. Hihi
“Oh, kerja dari rumah. Video Call atuh?”
“Iya, Ma. Ini juga baru selesai meeting.”
“Oh ya udah atuh. Teteh sehat kan? Mas Amin gimana?”
Mas Amin, suamiku.
“Alhamdulillah sehat Ma, keluarga di sini juga sehat-sehat. Mama gimana? Papa? Adik-adik?”
“Alhamdulillah Teh, di sini juga pada sehat. Duh kumaha atuh Teh. Teteh lebaran gak akan bisa pulang atuh. Jangan pulang dulu ya Teh.”

Bersambung ke Part 2

Lomba Cerpen

No. Judul Cerpen Nama Penulis Perusahaan
1 Makkah, I'm coming Zain Udin AS Astra Daihatsu Motor
2 Mengetuk Pintu Langit daitoryoo_95 Astra Daihatsu Motor
3 Gerakan 1000 Masjid Fadlu Rohman Astra Daihatsu Motor
4 Birrul Walidain i_sur Astra Daihatsu Motor
5 Dermawannya Rosulullah SAW Ahmad Rosyidi Chuhatsu Indonesia
6 Hikmah Kisah Nabi Allah Yusuf AS Jajat Supriatna Astra Daihatsu Motor
7 BUKAN ORANG BAIK Part 1. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
8 BUKAN ORANG BAIK Part 2. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
9 BUKAN ORANG BAIK Part 3. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
10 BUKAN ORANG BAIK Part 4. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
11 Rezeki Terbaik dari Ar-Razzaq @putripramudyo Astra Daihatsu Motor
12 Allah pasti beri jalan terbaik Part 1 Dani Herdiana Astra Daihatsu Motor
13 Allah pasti beri jalan terbaik Part 2 Dani Herdiana Astra Daihatsu Motor
14 Allah pasti beri jalan terbaik Part 3 Dani Herdiana Astra Daihatsu Motor
15 Allah pasti beri jalan terbaik Part 4 (End) Dani Herdiana Astra Daihatsu Motor
16 Kacang dan Kulitnya - Part 1 armelyadhika Astra Daihatsu Motor
17 Kacang dan Kulitnya - Part 2 armelyadhika Astra Daihatsu Motor
18 Kacang dan Kulitnya - Part 3 (END) armelyadhika Astra Daihatsu Motor
19 Manfaat Tak Terbatas Tempat - Part 1 Dini Kurnia Wardhani Astra Agro Lestari
20 Manfaat Tak Terbatas Tempat - Part 2 (End) Dini Kurnia Wardhani Astra Agro Lestari
21 Broker Hidayah Dini Kurnia Wardhani Astra Agro Lestari
22 BUKAN ORANG BAIK Part 5. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
23 BUKAN ORANG BAIK Part 6. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
24 BUKAN ORANG BAIK Part 7. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
25 BUKAN ORANG BAIK Part 8. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
26 BUKAN ORANG BAIK Part 9 END. Yudha Prawira Gatra Putra United Tractors
27 Belajar Peduli Andika Dwi Saputra Pamapersada Nusantara
28 Ustadz Ku Motivasi Hidup Ku USTUKRI Astra Graphia
29 Dunia Di Balik Helm - Part 1 Soni Guandis TOYOTA
30 Dunia Di Balik Helm - Part 2 Soni Guandis TOYOTA
31 Inovasi, Motivator Muljono AUTO 2000
32 Bermanfaat Meski Tanpa Materi Andika Dwi Saputra Pamapersada Nusantara
33 Samurai Paling Tajam Di Dunia Soni Gunadis TOYOTA
34 BERSYUKUR ATAS NIKMAT ALLAH Jajat Supritana Astra Daihatsu Motor
35 Pejuang Sodaqoh Fadlu Rohman Astra Daihatsu Motor
36 MUSLIMAH IN ACTION Devi Feriyanjani Astra Agro Lestari
37 [Bukan] Jumpa Yang Terpaksa Soni Gunadis TOYOTA
38 HABLUM MINALLAH HABLUM MINANNAS Brian Edwin Astra Daihatsu Motor
39 HABLUM MINALLAH HABLUM MINANNAS Brian Edwin Astra Daihatsu Motor
40 HABLUM MINALLAH HABLUM MINANNAS Brian Edwin Astra Daihatsu Motor
41 Ketika Hidayah Menyapa Basyiruddin Asyrof Astra Daihatsu Motor
42 RAMADHAN HENING Devi Feriyanjani Astra Agro Lestari
43 MENGGAPAI ASA Devi Feriyanjani Astra Agro Lestari
44 Aku Anak Sawit Gede Ardiantara, S.Pd. Gr. Astra Agro Lestari
45 DETAK REKAM JEJAK Dita Ramadhani Astra Daihatsu Motor
46 Menapak langkah kepasrahan Askar Isuzu Astra Motor Indonesia
47 Labirin Askar Isuzu Astra Motor Indonesia

Cerpen Nominasi

Belum ada cerpen yang masuk dalam tahap nominasi.

Bermuamalah di Amaliah