Resep menjadi muttaqin

Kajian Aqidah dan Ahlak

Akidah : perbaikan diri dari dalam
Ahklak : perbaikan diri dari luar
At tahhali wa takhkholi. Keduanya saling berdampingan layaknya dua sisi mata uang. Menghiasi sisi dalam diri (batin) dengan keyakinan yang benar kemudian sisi luar diri (lahir) dengan sikap dan ketaqwaan kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

Dua sisi taqwa, yaitu menjalankan perintah Allah (shalat dan ibadah lainya) kemudian diiringi dengan menjauhi laranganya/segala jenis kemaksiatan, serta dihiasi dengan sifat-sifat terpuji antar sesama mahluk Allah subhanahu wa ta'ala.

Seperti halnya seorang santri, di masjid ia adalah seorang santri, begitu pula saat ia dia jalanan/di tempat umum ia tetap santri bukan koboy/preman, sehingga ia menjadi santri dimana saja, di waktu sendiri maupun di waktu ramai, karna ia yakin bahwa Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa mengawasinya. Seseorang yang menjalankan dua sisi ketaqwaan tersebut, maka ia telah berpeganga pada tali yang kuat.

Faktor-faktor memperoleh sifat taqwa :

1. Menyadari, siapakah diri kita di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala. Hanyalah seorang hamba yang lemah dan selalu membutuhkanNya, tidak bisa melakukan apapun tanpaNya. Sehingga kita harus malu dan takut bila bermaksiat padaNya.

2. Mengingat-ingat betapa baiknya Allah subhanahu wa ta'ala dalam setiap detik waktu yang kita lewati, tak pernah lepas dari rahmatNya. Dengan begitu tidak ada alasan untuk mengingkari nukmat Allah. Kita ingat segala nikmatNya dari sebangun tidur hingga tidur lagi selama hidup kita, itu tidak tertandingi dengan shalat yang kita tunaikan.

3. Menyadari dan mengingat bahwa kita semua akan mati. Setelah kematian hanya da dua pilihan, yaitu hidup kekal dalam kebahagiaan atau hidup kekal dalam kesengsaraan, disitulah kita harus cerdas dengan pilihan yang tepat, yaitu bertaqwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

Kajian rutin bersama Ustadz Hamim Thohari

Februari 2018
budiman


Agenda Terdekat

Berita Terkait