RENUNGAN BULAN RAMADHAN

Bayangkan kita sudah berapa kali menemui Bulan Ramadhan selama ini, Tapi patut di renungkan dari tahun ke tahun kita sudah menjumpai, sejauh mana kualitas diri kita menjadi lebih baiķ atau sama saja atau bahkan menurun baik cara beribadah maupun amal yang kita kerjakan sudah benar tata caranya apa tidak. Ibarat kompetensi belum ada yang terupgrade dalam diri kita, butuh berapa Ramadhan lagi kita untuk mengupgradenya : Taqwa, renungkanlah!
.
Bukankah di bulan Ramadhan Allah sudah membelengguh cara-cara syaitan untuk menggoda kita untuk menjerumuskan kepada kemungkaran, namun di satu sisi puasa masih terasa berat, lemas dan tiada daya upaya, apakah kita kehilangan Rahmat dan berkahNya patut untuk di renungkan. .
Coba pikirkan sesungguhnya ibadah puasa itu istimewa dari rukun islam lainya yang tidak memiliki muatan amalan khusus didalamnya tidak seperti sholat: ada ucapan dan kalimat-kalimat dzikir khusus dan gerakan ruku, sujud, zakat: ada gerakan untuk menunaikan apalagi haji: semuanya berupa gerakan 'manasikul hajj', maka sesungguhnya puasa adalah menahan dan mengendalikan diri.
.
Lantas apa yang harus kita lakukan ibadah puasa ini memaknai dengan menyempurnakan puasa seperti yang di contohkan Rasullallah , orang di katakan sukses puasanya jika bisa menahan dan mengendalikan diri =Sabar. Pertama, menahan dan mengendalikan diri dalam taat: menjalankan segala perintahNya dengan menyempurnakanya dengan baik dan benar. Kedua, menahan dan mengendalikan diri dari tidak menyentuh maksiat: Menjahui segala laranganNya. Ketiga, menahan dan mengendalikan diri dari taqdir: Menerima segala sesuatu yang sudah di taqdirkanNya.
.
Semoga Puasa kita semua menjadi berkah dan di terima oleh Allah SWT.
Aamiin.

Kajian Ta'lim Ramadhan Day 2 @alfurqaan_ut
Ust. Ali junifar Lc.MA.

Mei 2019
masjid_alfurqaan_ut


Berita Terkait