MANAJEMEN KEUANGAN ALA NABI YUSUF AS

9 Juni 2016. Perisai Musholla Astragraphia memulai edisi perdana Tabligh Ramadhan 1437 H dengan menghadirkan pembicara ustadz Ahmad Ghozali yang merupakan penulis buku “Habiskan Gajimu” dan “Magnet Rezeki”

Tabligh sedianya dimulai pukul 17.00, namun dikarenakan keterlambatan sang ustadz, maka acara baru bisa dimulai ba’da shalat maghrib. Meskipun demikian, hal ini tidak menyurutkan animo muslim astragraphia untuk mengikuti tabligh kali ini. Jamaah tetap setia dan antusias mengikuti jalannya tabligh hingga usai pukul 19.30
Ustadz Ahmad Ghozali memulai kajiannya dengan menyebutkan bahwasannya Allah SWT tidak pernah menciptakan manusia dengan kondisi kekurangan melainkan Allah SWT telah ‘mencukupkan’ rejeki sang mahluk sesuai dengan kebutuhannya (QS An Najm : 53) . Definisi kekurangan itu sendiri jutsru muncul dari kesalahan manusia menetapkan ‘standar’ kehidupannya

Terkait dengan pengelolaan rezeki dalam kehidupan manusia, ustadz Ahmad Ghozali mengajak kita menelaah kisah Nabi Yusuf AS yang ada pada QS Surat Yusuf : 47. Sesuai pesan Nabi Yusuf AS tersebut, maka selayaknya kita membagi penghasilan yang kita peroleh kedalam 3 bagian peruntukan. Sepertiga bagian untuk kita simpan, sepertiga bagian kita gunakan untuk berinvestasi (melakukan hal yang produktif) dan sepertiga bagian sisanya untuk kita habiskan / konsumsi

Di akhir kajiannya, ustadz Ahmad Ghozali memberikan ulasan serta tips – tips terkait alternatif berinvestasi yang tentunya aman dari sisi syariah dan aman dalam memeberikan hasil balik yang positif. Kajian pun ditutup dengan sebuah pertanyaan dari muslim astragraphia dan diganjar oleh sang ustadz dengan jawaban berikut hadiah sebuah buku “habiskan gajimu”

Juni 2016
dhenu


Berita Terkait