MAKNA USIA 40 TAHUN

Al-Ahqāf : 15

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

"Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia berdoa, "Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang muslim."

Allah menyebut empat puluh tahun dalam surat diatas tentunya pasti ada hikmah yang terkandung didalamnya. Dan fase usia 40 tahun ini adalah fase urgensi dalam kehidupan.

Imam ibn Qoyim ra berkata bahwa fase usia di klasifikasikan menjadi 4 fase:
1. Usia anak-anak (dari kelahiran sampai usia baligh)
2. Usia pemuda (dari usia baligh sampai usia 40 tahun)
3. Usia Dewasa (antara 40 tahun - 60 Tahun)
4. Usia Tua (60 Tahun - meninggal)

Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang mukmin ketika sudah mencapai usia dewasa atau 40 tahun?
Didalam surat diatas telah dijabarkan apa yang harus dikerjakan ketika beranjak usia 40 tahun, antara lain:
1. Bersyukur.
Bahwasanya usia yang diberikan oleh Allah patut disyukuri, karena merupakan salah satu nikmat yang di berikan oleh Allah kepada kita. Bersykurlah kepada Allah karena sebagian dari kita diwafatkan oleh Allah sebelum usia 40 tahun.

2. Berbakti kepada orang tua.
Banyak kenikmatan yang kita nikmati yang menjadi fasilitatornya adalah orang tua kita. Kita tidak bisa tiba tiba menjadi orang yang sukses seperti sekarang ini tanpa orang tua kita. Maka berbaktilah kepada orang tua ketika mulai beranjak usia 40 tahun.

3. Beramal sholih
Maknanya ialah kita harus sudah membangun konsistensi kita dalam beramal sholih, beribadah kepada Allah. Setiap panggilan Allah selalu datang.

4. Memperbaiki keturunan dalam hal agama
Anak merupakan aset bagi orang tuanya. Maka jika kita mendidik anak kita dengan benar, itu akan menolong kita di akhirat kelak. Karena ketika seseorang meninggal, maka terputusnya seluruh amal kecuali tiga hal: Sodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak yang sholeh.

5. Mulai mempersiapkan bekal untuk akhirat
Karena Rasulullah informasikan tentang jatah rata rata usia umat beliau adalah antara 60 sampai 70 tahun. Maka dari itu, ketika telah masuk diusia 40 tahun berarti kita harus mulai bersiap siap berangkat kembali kepada Allah.

6. Menjaga keimanan
Bergegaslah kalian dalam melakukan amal sholih karena inilah cara untuk menjaga keimanan kita. Karena ada seseorang yang di pagi harinya beriman tetapi malam harinya ia kufur, begitu pula sebaliknya. Maka dari itu pegang teguhlah keimanan kita ketika memasuki usia 40 tahun.

Ustadz H. Abdul Muyasir Lc, M.Pdi

November 2018
candra kurniawan


Agenda Terdekat

Rabu, 12 Des - 16.30 | Lain-lain
Tahsin Al Qur'an Bersanad Masjid Al Haqqul Mubiin Karawang PT Astra Honda Motor

Berita Terkait