HIKMAH HUDAIBIYAH

9 Juni 2016. Untuk kali pertama Perisai Musholla Astragraphia memberikan warna baru pada rangkaian kegiatan Ramadhannya. Warna baru tersebut berupa acara yang berjudl KULTUM KAMIS Ba’da Dhuhur, yaitu sebuah acara yang bertujuan untuk melakukan sharing dari pengurus kepada jamaah muslim Astragraphia. Adapun yang didaulat untuk melakukan sharing tersebut adalah mereka – mereka yang telah duduk sebagai golongan 5 ke atas. Selain untuk melatih sejauh mana pemahaman islam para pengurus juga untuk mempererat tali silaturahmi antar muslim astragraphia.

Berkesempatan untuk tampil sebagai pengisi Kultum Kamis perdana adalah bapak Iriansah Sidik (Abah Iyan) yang sehari – hari menjabat sebagai Ketua Perisai Musholla Astragraphia. Di awal sharingnya, beliau berkelakar bahwa ide acara ini cukup kreatifdan cukup menghemat biaya karena ketiadaan biaya konsumsi (karena diselenggarakan ba’da dhuhur di bulan ramadhan) dan tanpa biaya untuk penceramah karena disajikan oleh pembicara dari internal perusahaan

Pada kultum ini, Abah Iyan membawakan materi berjudul Perjanjian Hudaibiyah. Penekanan yang coba disampaikan dari perjanjian ini adalah bagaimana bahwa perjanjian yang sekilas terlihat memberatkan bagi umat muslim namun justru jika ditelaah lebih dalam terlihat bahwa justru perjanjian ini menjadi titik penting bagi perkembangan syiar islam. Dimana rasullullah memiliki kesempatan untuk menyebarkan dakwah islam secara lebih luas tanpa adanya rasa takut akan adanya intimidasi dari kaum kafir quraisy sebagaimana larangan menumpahkan darah dalam perjanjian ini. Di sisi lain, posisi umat islam yang terlihat terbebani dengan adanya perjanjian ini justru semakin menambah simpati bagi orang lain untuk memeluk agama islam. Hal ini sejalan dengan janji Allah SWT sesaat setelah kesepakatan hudaibiyah yang mana tertuang dalam surat al Fath. Di ayat awal al fath, Allah SWT bernjai bahwa muhammad dan kaum muslim akan memasuki kota mekkah dengan aman. Dan terbukti bahwa pada akhirnya rasullullah dan kaum muslim mampu memasuki kota mekkah dan membersihkan berhala di sekitar ka’bah tanpa ada gangguan dan perlawanan dari kaum quraisy

Juni 2016
dhenu


Agenda Terdekat

Rabu, 19 Des - 16.30 | Lain-lain
Tahsin Al Qur'an Bersanad Masjid Al Haqqul Mubiin Karawang PT Astra Honda Motor

Berita Terkait